Maria dari Yesus Tersalib

Lahir pada tahun 1842 di Melbourne, Australia, Mary Helen. Dia belajar mengenal dan mencintai Allah dari seorang ibu dan ayah, Alexander MacKillop dan Flora MacDonald, yang selama berabad-abad nenek moyangnya telah berpegang teguh pada iman Katolik di Skotlandia di zaman penganiayaan. Ketika ia lahir ke dunia, hampir lebih dari 50 tahun telah berlalu sejak orang Eropa pertama menetap di Australia.

Keluarga ini melahirkan delapan bersaudara. Setelah Maria ada tiga anak perempuan dan empat anak laki-laki yang lahir dari keluarga. Meskipun Alexander adalah pria yang baik dan benar-benar religius, ia bukan pengusaha sukses, beruntung bahwa anak sulungnya membantu keluarga ini.

Dari tahun-tahun pertama Maria memiliki perasaan akan kehadiran Allah, dan merasa terpanggil untuk hidup miskin dan melayani mereka yang menderita. Tapi dia harus menunggu. Sebab keluarga masih sangat membutuhkannya, dan pada usia 16 tahun, ia pergi bekerja untuk mendapatkan uang demi mendukung ekonomi mereka. Dua tahun kemudian ia pergi untuk mengajar sebagai pengasuh di sebuah kota kecil di Australia Selatan yang disebut Penola. Di sana ia bertemu dengan seorang imam, Romo Julian Tenison Woods, yang khawatir bahwa di daerah yang luas anak-anak tidak mendapatkan pendidikan, agama atau hal sekuler.

Dalam kurun waktu tertentu, Romo Woods menemukan penyelesaian masalah dan panggilan wanita muda ini dengan masuk dalam Organisasi Keagamaan dan Pendidikan Besar yang dikenal sebagai Suster-suster St Yosef dari Hati Kudus. "Pekerjaan kami telah dilembagakan oleh Tuhan", Mary berkata, "hal ini untuk menghancurkan semangat sekuler pendidikan antara sekolah kami". Yayasan ini ditelusuri pada periode ketika ia kembali ke Penola pada tahun 1866 setelah beberapa tahun mengajar di tempat lain, dan menjadi Sr Maria dari Salib.

Dimulai dari sebuah bangunan sekolah yang kecil, para Suster Santo Yoseph ini pindah ke ibukota, Adelaide, di mana jumlah mereka tumbuh pesat. Tidak lama kemudian, karya amal mereka telah menyebar ke bagian lain dari Australia dan Selandia Baru. Selain sekolah dasar, mereka juga memiliki kepedulian bagi  siapa saja yang membutuhkan: anak yatim, orang-orang tua, anak-anak dalam bahaya, keterasingan dan kesendirian dari segala usia. Semua pelayanan diberikan secara gratis, tanpa dipungut biaya. Dan mereka bergantung pada para donator.

Pada tahun 1873 Sr Mary dikirim ke Roma untuk memperoleh persetujuan dari Tahta Suci untuk lembaganya. Dia punya beberapa suport dengan Paus Pius IX, yang memberi dorongan besarnya. Dia kembali ke Australia dengan Peraturan dimodifikasi, yang dijamin oleh pejabat dari Kongregasi Propaganda Fide bahwa setelah sidang beberapa tahun kemudian akan diberikan persetujuan akhir.

Pada tahun 1875 terpilih Maria Bunda Umum. Setelah menempuh banyak kesulitan, dia boleh memiliki sukacita karena melihat lembaganya yang disetujui oleh Paus Leo XIII pada tahun 1888, saat ibu-rumah itu tinggal di Sydney.

Silakan baca Artikelnya selanjutnya di sini dalam bahasa Inggris.